I hope I have the time for..

  1. Blender
  2. Compiling FreeCAD on Windows
    1. Compile on windows
    2. Compile on windows with VS2013

 

Advertisements

Catatan paska operasi gigi

Alhamdulillah operasi gigi-nya berjalan lancar. At least, satu gigi sudah diambil. Satu lagi masih harus menanti 😀 (masih deg2an)

Beberapa persiapan yang dilakukan pada operasi gigi kali ini.
Sebelum memutuskan tanggal:

  • Perlu atau tidaknya operasi gigi
  • Perlu atau tidaknya CT-scan (misalnya untuk menentukan lokasi mandibular nerve)

Sesudah memutuskan tanggal:

  • Obat alergi (antihistamine & nasal spray, terutama ketika spring)
  • Pastikan konsumsi vitamin K & vitamin C cukup, misalnya:
    – makan natto
    – makan bayam
    – makan strawberry
  • Siap2 menu (soft food), misalnya:
    – smoothie bayam, strawberry, banana, ice cream (vitamin K & vitamin C)
    – yoghurt (untuk mengantisipasi side efek antibiotics)
    – cheese cake
    –  sup (macaroni, jamur, telur puyuh)
    – macaroni schotel with minced meat
    – bubur & lauk (ikan cincang, e.g., saba, buri)
    – es krim
  • Bersih2 (biar bisa ful bedrest)
  • Siapin tempat tidur dengan posisi kepala tinggi
    (misalnya zaisu / reclining chair besar + seprai + bantal)
  • Masker & tisu
    (biar kalau tidur ga mingkem, udara yg masuk tetap terfilter)
  • Ice pack untuk kompres dingin + kain untuk pembungkus
  • Stok suplement vitamin, terutama vitamin C & B kompleks
  • Berdoa

Sesudah operasi:

  • Gigit gauze pad at least 30 menit (kalau kasus saya, 1 jam)
  • Segera ke apotek, jadi setelah lepas gauze pad bisa segera minum obat penahan sakit (sebelum biusnya hilang)
  • Hari pertama dan kedua, kompres es. (secara teori: 20 menit kompres, 20 menit lepas. Kalau kasus saya, kadang2 kompres terus, selama ga kedinginan)
  • Hari pertama – ketiga, jangan minum pakai sedotan (karena gerakan menyedot bisa mengakibatkan Dry Socket)
  • Makan sumber vitamin K (e.g., bayam) dan vitamin C (e.g, strawberry), terutama pada hari2 awal (sebelum dan sesudah operasi) untuk membantu proses pembekuan darah dan untuk mempercepat proses penyembuhan.
  • Hari pertama & kedua, batasi aktivitas fisik, terutama yg menyebabkan naiknya tekanan darah.
  • Makan sumber vitamin B, sejak hari kedua/ketiga (saran pribadi 😀 karena berdasar pengalaman, kalau mulut luka -karena sariawan- lebih cepat sembuh jika minum suplemen vitamin B kompleks)

Ide lain:

  • Sedia jus sayur

Pengalaman ketika operasi gigi:

  • Pakai surgical drapes (cloth with opening for the wound)
  • Anestesi (bius) dilakukan dengan 3 suntikan (daleeem) di rahang
  • Sisanya (Alhamdulillah) tanpa rasa sakit

Persiapan operasi gigi

Dalam waktu dekat saya berencana operasi gigi belakang. Deg2an juga 😀 😀 Sembari mengatasi deg2an, sembari mempersiapkan menu setelah operasi. Eh ternyata ada tips and trick yang lain juga. Sekali ditulis aja ya 😀

Setelah operasi, hari H:
– minimal 30 menit: tetap letakkan kasa pada daerah bekas pencabutan gigi
– ganti kasa sesuai rekomendasi dokter

Sampai dua hari setelahnya:
– Makan yg dingin2 dan lembut, e.g. yoghurt, es krim, puding, agar2
– kompres es pada sisi luar wajah, 10-20 menit, angkat, ulangi setelah 10-20 menit
– tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Setelah dua hari:
– kumur air garam
– kompres air hangat jika bengkak

Contoh makanan yang lembut & bernutrisi:
–  bubur
– sup
– pisang
– apel rebus
– kentang rebus
– wortel rebus
– jus buah / smoothie
– jus sayur
– roti
– daging sapi kukus, cincang
– ayam cincang
– orak/arik telur

Referensi:

1. http://gusimerah.blogspot.jp/2011/02/tips-mempercepat-penyembuhan-setelah.html
2. http://health.detik.com/read/2011/02/07/100652/1561312/766/yang-perlu-dilakukan-usai-cabut-gigi
3. http://www.timlo.net/baca/34885/inilah-makanan-yang-cocok-pasca-operasi-gigi/

 

Zinc for cold treatment

Hari ini pertama kali saya dengar tentang efek Zinc terhadap penyembuhan gejala flu (cold). Menurut yang saya baca, jika diminum dalam 24 jam pertama sejak gejala flu dirasakan, Zinc dapat mempercepat proses penyembuhan.

Hanya saja, sebetulnya Zinc ini memiliki batas aman. Kelebihan konsumsi Zinc dapat menimbulkan efek serius (reference #5). Oleh sebab itu, Zinc sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk “whole food” *).

Berikut merupakan sumber makanan yang kaya akan Zinc (and therefore, recommended when catching a cold):

  1. Oyster
  2. Crab & Lobster
  3. Meat (e.g., beef) & Poultry (e.g., chicken)
  4. Legumes (kacang2an/polong2an)
  5. Vegetables:
    mushrooms, spinach, broccoli, kale, and garlic
  6. Nut & seeds:
    Cashews, chickpeas, kidney beans, almonds,
    pumpkin seeds, sesame seeds, watermelon seeds, squash seeds, flax seeds
  7. Whole grains, wheat germs
  8. Fortified breakfast cereals, oatmeal
  9. Milk & dairy foods (e.g., cheese)
  10. Dark chocolate

Untuk list yang lebih detail, bisa lihat di (reference #6).

Berhubung saya ada sedikit alergi makanan (食物アレルギー), maka yang paling masuk akal adalah meningkatkan konsumsi:
Ayam/daging, mushrooms, almonds, yoghurt, eggs (yolk), spinach, garlic

*) whole food (google translate): food that has been processed or refined as little as possible and is free from additives or other artificial substances.

References:

  1. http://www.wikihow.com/Find-Out-if-You-Have-a-Sinus-Infection
  2. http://www.everydayhealth.com/pictures/best-food-sources-zinc/
  3. http://www.health.com/health/gallery/0,,20929453,00.html/view-all
  4. http://www.globalhealingcenter.com/natural-health/foods-high-in-zinc/
  5. http://www.everydayhealth.com/drugs/stress-with-zinc
  6. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Zinc-HealthProfessional/
  7. http://www.livestrong.com/article/116839-foods-treat-common-cold/
  8. http://bembu.com/foods-high-in-zinc

 

Netflix & Terrace House

Hulu vs Netflix
Beberapa hari yang lalu saya tergoda mencoba mencari tahu tentang Hulu, dan mencoba menganalisis apa bedanya Hulu (Jepang) dengan Netflix (Jepang). Sempat tergoda juga buat mencoba trial week, tapi berhubung saya ga menemukan serial2 yang saya incer di list tv series-nya Hulu, dan berhubung (menurut yg saya baca -fast googling), Hulu kurang fleksibel masalah subtitle (akan saya jelaskan lebih lanjut 😀 ), maka niat mencoba trial week (atau trial month?) saya tunda dulu.

Jadi ada apa antara saya dengan subtitle?
Well, long story short, saya hobi nonton dengan subtitle. Kalau drama sejenis How I Met Your Mother, mungkin ga perlu2 banget subtitle ya. Tapi kalau udah sejenis Dr House, Sherlock Holmes, Interstellar, dkk, gatel banget kalau sampe ada technical terminology yang saya ga tangkep, hihi. Belum lagi saya suka sungkan ngencengin volume TV/hp (takut ganggu tetangga, hihi. Ini problematika Jepang banget 😀 ). Kalau ada subtitlenya kan volume suara (TV/hp)nya ga perlu kenceng2 banget. Cukup samar2 aja.
Intinya: Kalau serial/movie-nya bahasa Inggris, saya berharap ada subtitle-nya dalam bahasa Inggris.

Nah itu kalau tontonan saya bahasa Inggris. Akhir2 ini saya mulai ambisius menonton serial/film bahasa Jepang, dengan subtitle bahasa Jepang. Ngerti? Nggak :))
Lagi2. Klo drama-nya sederhana sih lumayan bisa ditebak. Tapi kalau penuh terminology, apalagi alur yg rumit, yassalam. Angkat tangan deh.
Intinya (lagi :p ) : Kalau serial/movie-nya bahasa Jepang, saya berharap ada subtitle-nya dalam bahasa Inggris DAN bahasa Jepang.

Berdasar pengalaman, sebagian film/drama berbahasa Inggris di Netflix Jepang ada subtitle bahasa Inggrisnya. Ini udah termasuk kategori oke banget lah (sebagian lebih baik daripada tidak sama sekali :p ). Tapi sayangnya, saya belum nemu film/drama Jepang yang ada subtitle-nya, baik itu dalam bahasa Inggris maupun bahasa Jepang (jadi terpaksa nonton sambil meraba2 alur ceritanya gimana 😀 ), sampai kemarin nemu artikel bahwa serial original Netflix Jepang biasanya ada subtitle-nya dan bisa dipakai untuk belajar bahasa Jepang.

Terrace House dengan subtitle bahasa Inggris DAN bahasa Jepang
Akhirnya kemarin saya iseng nonton serial original Netflix Jepang (bekerja sama dengan Fuji TV, berjudul Terrace House. Bener lho 😀 Audionya bahasa Jepang (yang iyalah, ceritanya tentang 6 orang Jepang yg tinggal di Tokyo) tapi subtitlenya bisa bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Yokatta ne 🙂

Reality show (sekaligus drama? :p ) ini saya rekomendasikan untuk rekan2 yang ingin belajar bahasa Jepang karena percakapan dan alurnya cukup ringan, plus bisa ganti2 subtitle (^ ^).

Kesimpulan:
Trial Hulu saya tunda dulu sampai kepepet atau ada tawaran yang lebih menarik. Sayang aja nyoba2 banyak hal tapi utilisasi-nya rendah. Saya juga masih penasaran melanjutkan FluentU (kemarin baru free trial, cocok sih.. tapi begitu disuruh bayar, saya kabur, hihi.. merasa belum perlu2 banget), jadi masih eeny meeny miny moe antara Fluent U dan Hulu.

Saya tahu mudah sekali tergelincir pada kebiasaan membuang waktu (dan uang) dengan berlangganan layanan2 seperti ini. Tapi saya tahu apa yang saya butuhkan, dan pada titik ini saya merasa perlu berinvestasi supaya bahasa Jepang saya bisa berkembang, terutama dengan lebih banyak berlatih choukai 聴解 (listening comprehension). Selanjutnya, yang saya perlu lakukan adalah memastikan saya cukup disiplin untuk bisa memenuhi target personal saya.