Netflix & Terrace House

Hulu vs Netflix
Beberapa hari yang lalu saya tergoda mencoba mencari tahu tentang Hulu, dan mencoba menganalisis apa bedanya Hulu (Jepang) dengan Netflix (Jepang). Sempat tergoda juga buat mencoba trial week, tapi berhubung saya ga menemukan serial2 yang saya incer di list tv series-nya Hulu, dan berhubung (menurut yg saya baca -fast googling), Hulu kurang fleksibel masalah subtitle (akan saya jelaskan lebih lanjut 😀 ), maka niat mencoba trial week (atau trial month?) saya tunda dulu.

Jadi ada apa antara saya dengan subtitle?
Well, long story short, saya hobi nonton dengan subtitle. Kalau drama sejenis How I Met Your Mother, mungkin ga perlu2 banget subtitle ya. Tapi kalau udah sejenis Dr House, Sherlock Holmes, Interstellar, dkk, gatel banget kalau sampe ada technical terminology yang saya ga tangkep, hihi. Belum lagi saya suka sungkan ngencengin volume TV/hp (takut ganggu tetangga, hihi. Ini problematika Jepang banget 😀 ). Kalau ada subtitlenya kan volume suara (TV/hp)nya ga perlu kenceng2 banget. Cukup samar2 aja.
Intinya: Kalau serial/movie-nya bahasa Inggris, saya berharap ada subtitle-nya dalam bahasa Inggris.

Nah itu kalau tontonan saya bahasa Inggris. Akhir2 ini saya mulai ambisius menonton serial/film bahasa Jepang, dengan subtitle bahasa Jepang. Ngerti? Nggak :))
Lagi2. Klo drama-nya sederhana sih lumayan bisa ditebak. Tapi kalau penuh terminology, apalagi alur yg rumit, yassalam. Angkat tangan deh.
Intinya (lagi :p ) : Kalau serial/movie-nya bahasa Jepang, saya berharap ada subtitle-nya dalam bahasa Inggris DAN bahasa Jepang.

Berdasar pengalaman, sebagian film/drama berbahasa Inggris di Netflix Jepang ada subtitle bahasa Inggrisnya. Ini udah termasuk kategori oke banget lah (sebagian lebih baik daripada tidak sama sekali :p ). Tapi sayangnya, saya belum nemu film/drama Jepang yang ada subtitle-nya, baik itu dalam bahasa Inggris maupun bahasa Jepang (jadi terpaksa nonton sambil meraba2 alur ceritanya gimana 😀 ), sampai kemarin nemu artikel bahwa serial original Netflix Jepang biasanya ada subtitle-nya dan bisa dipakai untuk belajar bahasa Jepang.

Terrace House dengan subtitle bahasa Inggris DAN bahasa Jepang
Akhirnya kemarin saya iseng nonton serial original Netflix Jepang (bekerja sama dengan Fuji TV, berjudul Terrace House. Bener lho 😀 Audionya bahasa Jepang (yang iyalah, ceritanya tentang 6 orang Jepang yg tinggal di Tokyo) tapi subtitlenya bisa bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Yokatta ne 🙂

Reality show (sekaligus drama? :p ) ini saya rekomendasikan untuk rekan2 yang ingin belajar bahasa Jepang karena percakapan dan alurnya cukup ringan, plus bisa ganti2 subtitle (^ ^).

Kesimpulan:
Trial Hulu saya tunda dulu sampai kepepet atau ada tawaran yang lebih menarik. Sayang aja nyoba2 banyak hal tapi utilisasi-nya rendah. Saya juga masih penasaran melanjutkan FluentU (kemarin baru free trial, cocok sih.. tapi begitu disuruh bayar, saya kabur, hihi.. merasa belum perlu2 banget), jadi masih eeny meeny miny moe antara Fluent U dan Hulu.

Saya tahu mudah sekali tergelincir pada kebiasaan membuang waktu (dan uang) dengan berlangganan layanan2 seperti ini. Tapi saya tahu apa yang saya butuhkan, dan pada titik ini saya merasa perlu berinvestasi supaya bahasa Jepang saya bisa berkembang, terutama dengan lebih banyak berlatih choukai 聴解 (listening comprehension). Selanjutnya, yang saya perlu lakukan adalah memastikan saya cukup disiplin untuk bisa memenuhi target personal saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s